.potrait of Sri Anindiaty Nursastri Sulistio Gunarto.
”pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh mulai dari kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya “menerima”. prang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan. dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah “merelakan”. orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.